2 tahun lalu |10 April 2016 16:56 |654 Pembaca

Humbahas Butuh 160 Ribu Tabung Elpiji 3 Kg

Foto: JW Purba.

DOLOKSANGGUL, SUARATAPANULI.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Perindagkop) Humbahas kembali mengusulkan penambahan kuota gas elpiji 3 kilogram sebanyak 160 tabung lagi, untuk memenuhi kebutuhan warga pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Kami mengajukan penambahan kuota elpiji untuk tahun depan karena diperkirakan kebutuhan elpiji 3 kilogram akan terus meningkat. Sebab pasokan yang ada saat ini dinilai tidak mencukupi, sehingga pada rentan waktu tertentu sering terjadi kelangkaan yang berdampak pada melambungnya harga jual,” ujar Kepala Disperindagkop Humbahas JW Purba, kemarin.

Usulan tersebut karena mempertimbangkan pertumbuhan industri mikro dan rumah tangga dalam setahun terakhir. “Usulan tersebut diharapkan bisa disetujui agar kebutuhan tahun ini bisa tercukupi memenuhi kebutuhan warga. Pengajuan penambahan kuotanya sudah melalui perhitungan berdasarkan peningkatan permintaan setiap bulan. Peningkatan kebutuhan elpiji 3 kg terjadi karena konsumsi rumah tangga dan UMKM,” terang JW Purba.

JW Purba mengatakan, pihaknya tetap optimistis usulan tambahan kuota itu akan dikabulkan pihak Pertamina, mengingat ada sejumlah pertimbangan seperti pertumbuhan konsumen elpiji meskipun realisasinya tidak sebanyak yang diharapkan.

Dari data saat ini, kuota elpiji 3 kilogram di Humbahas masih sangat minim dengan kebutuhan riil yang dibutuhkan. “Saat ini kuota kita tercatat hanya 897 ribu tabung, padahal idealnya minimal 1 juta tabung. Jadi kita masih kekurangan ratusan ribu tabung lagi,” ucapnya.

Dia mengungkapkan pihaknya tengah melakukan kalkulasi ulang termasuk menghimpun data kebutuhan riil gas 3 kilogram. Sebab selama ini antara kebutuhan dengan kuota yang diberikan sudah tak sesuai.

“Kajiannya berdasarkan jumlah kepala keluarag (KK) dikalikan 3 tabung tiap KK per bulan dan dikalikan 12 bulan. Jumlah di Humbahas saat ini tercatat sebanyak 43.744 KK. Jadi kami perkirakan Humbahas masih membutuhkan tambahan pasokan sekitar 160 ribu tabung lagi,” ujarnya.

Selain mengajukan tambahan kuota, masih JW Purba, pihaknya mengingatkan agen dan sub agen dan para pengecer agar tidak menjual elpiji diatas ketentuan harga eceran tertinggi (HET) yangni sebesar Rp20 ribu per tabung.

Editor: Mora