Tokoh Intelektual Puncak Jaya Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Pasca Konflik Pilkada

Ilaga, SuaraTapanuli.com  – Situasi keamanan di wilayah Kabupaten Puncak Jaya diketahui mulai kembali kondusif pasca dinamika konflik antarpendukung pada pelaksanaan Pilkada 2024 lalu. Hal tersebut disampaikan oleh tokoh intelektual pemuda Puncak Jaya, Mikael Wanena.

 

Mikael Wanena menjelaskan bahwa masyarakat dari kedua kelompok pendukung yang sebelumnya terlibat konflik telah melakukan rekonsiliasi melalui mekanisme adat. Menurutnya, proses perdamaian tersebut ditandai dengan pelaksanaan tradisi bakar batu serta kegiatan adat penanaman pohon pisang sebagai simbol rekonsiliasi.

 

“Situasi di Puncak Jaya setelah Pilkada 2024 memang sempat terjadi konflik antara massa pendukung 01 dan 02, namun sekarang sudah mulai aman karena kedua belah pihak telah melakukan reparasi adat melalui bakar batu dan penanaman pohon pisang,” ujarnya, Sabtu 07 Maret 2026.

 

Ia menambahkan bahwa kondisi keamanan yang mulai stabil harus dijaga bersama oleh seluruh masyarakat, mulai dari wilayah Kampung Jigonik hingga Kampung Mibur. Secara tidak langsung, Mikael menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dengan aparat pemerintah dan unsur keamanan agar situasi tetap terkendali.

 

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat Puncak Jaya untuk mendukung program pembangunan pemerintah yang direncanakan berjalan hingga beberapa tahun ke depan. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi faktor penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

 

“Kami berharap masyarakat Puncak Jaya bersama-sama menjaga keamanan dan tetap mendukung program pemerintah dari tahun 2026 sampai dengan 2029,” katanya.

 

Selain itu, Mikael juga mengingatkan para pemuda dan kalangan intelektual agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang, terutama yang berkaitan dengan persoalan keamanan di Papua yang ditimbulkan oleh keberadaan kelompok bersenjata yang berakibat pada terhambatnya laju pembangunan maupun perekonomian. Ia menilai bahwa masyarakat Puncak Jaya telah cukup lama mengalami dinamika konflik sehingga kini saatnya fokus pada pembangunan, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

 

“Saya menghimbau kepada teman-teman intelektual di mana pun berada agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang. Kita harus fokus mengejar pembangunan, terutama dalam peningkatan sumber daya manusia,” tegasnya.

 

Di akhir penyampaiannya, Mikael Wanena mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kekompakan serta memperkuat persatuan demi terciptanya kehidupan yang aman dan damai di wilayah Puncak Jaya. (Rel)

 

Related Posts

Rafael Victor Tibul Serukan Pemuda Papua Bersatu Jaga Kondusivitas Kota Jayapura

Jayapura, SuaraTapanuli.com  – Aktivis intelektual pemuda Papua, Rafael Victor Tibul, mengajak seluruh pemuda, mahasiswa, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Jayapura, khususnya menjelang perayaan…

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Tokoh Gereja Pegunungan Bintang Ajak Jemaat Jaga Kedamaian di Oksibil

Tokoh Gereja Pegunungan Bintang Ajak Jemaat Jaga Kedamaian di Oksibil

Tokoh Intelektual Puncak Jaya Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Pasca Konflik Pilkada

Tokoh Intelektual Puncak Jaya Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Pasca Konflik Pilkada

Rafael Victor Tibul Serukan Pemuda Papua Bersatu Jaga Kondusivitas Kota Jayapura

Rafael Victor Tibul Serukan Pemuda Papua Bersatu Jaga Kondusivitas Kota Jayapura

Dua Pencuri di Rampah Poriaha Ditangkap Polisi

Dua Pencuri di Rampah Poriaha Ditangkap Polisi

Dua Pelaku Pencurian di Tukka Diringkus Sat Reskrim Polres Tapteng

Dua Pelaku Pencurian di Tukka Diringkus Sat Reskrim Polres Tapteng

Tokoh Masyarakat Kimbeli Ajak Warga Tembagapura Jaga Stabilitas Keamanan Pasca Insiden di Jalan Tambang

Tokoh Masyarakat Kimbeli Ajak Warga Tembagapura Jaga Stabilitas Keamanan Pasca Insiden di Jalan Tambang